Cara Mengurangi Gejala Nyeri Menelan


Nyeri atau sakit tenggorokan umumnya diakibatkan oleh beberapa faktor umumnya bisa berasal dari infeksi bakteri, asam lambung naik ke esofagus, peradangan pada tenggorokan dan penyakit radang amandel.  Nyeri pada tenggorokan sering kali berkaitan dengan nyeri menelan atau disfagia. 

Disfagia atau yang lebih di kenal sulit menelan adalah suatu kondisi yang lumrah terjadi pada orang dewasa dan lanjut usia. Dapat dikatakan segala fungsi-fungsi tubuh yang kian hari umur berkurang, maka fungsi elastisitas kerongkongan juga berkurang. Jadi penting sekali menjaga pola makan khususnya pada kalangan lanjut usia agar dapat memperoleh kenikmatan dalam mencerna makanan. 

Tetapi berbagai faktor penyebab nyeri menelan tidak hanya itu saja, misalnya saat sedang batuk, pilek, bersin, saat sedang demam, sariawan dan sebagainya. Nyeri menelan dapat mudah di kenali saat seseorang sedang menelan makanan dengan hal yang dirasakan adalah nyeri atau sakit. 

Tahukan anda bahwa nyeri menelan dapat terjadi secara mendadak meskipun saat tidak sedang makan. Misalnya saat sedang kaget, saat sedang sedih dengan cara menelan air ludah, saat teriak dan saat berbicara juga bisa terjadi. 

Sebenarnya nyeri menelan memang mudah di atasi untuk mengurangi gejala yang terjadi. Misalnya dengan asupan bahan-bahan alami sehingga tidak perlu repot dan bersusah payah untuk membelinya, Ke semua bahan ini memang sudah ada dan mudah didapatkan. 

Berikut terdapat beberapa cara yang cukup sederhana dalam membantu mengurangi gejala nyeri menelan diantaranya : 

■ Memperbanyak konsumsi air putih 

Dengan memperbanyak konsumsi air putih, maka cairan yang berada di tenggorokan akan larut termasuk dahak. Selain itu dengan asupan air minum setiap hari dapat membantu mencegah dehidrasi yang mengakibatkan kerongkongan kering dan iritasi. 

■ Berkumur dengan air garam 

Dengan berkumur air garam setiap harinya bagi yang sulit menelan, maka hasil riset para ahli menunjukan adanya pembasmian terhadap infeksi dan invansi bakteri di dalam mulut. Selai itu, kajian pula menunjukan dengan memanfaatkan air garam untuk berkumur, maka akan meluruhkan dan menghilangkan lendir, mengurangi iritasi dan akumulasi infeksi bakteri di tenggorokan.  

■ Minum air teh 

Mungkin bahan yang satu ini pun akan sangat mudah anda dapatkan, terlebih jika adan berada di perbukitan dengan ladang kebuh teh menghampar luas. Air teh yang di minum di pagi hari senantiasa membantu anda mengurangi peradangan dan iritasi pada tenggorokan. Memberikan relaksasi pada sistem pernafasan anda dan membantu memerangi infeksi sekaligus memperkuat sistem imun tubuh. Sebab kandungan antioksidan tinggi inilah yang membantu mengurangi iritasi, rasa sakit, nyeri pada kerongkongan. Jadi apa salahnya bagi anda yang mengeluh nyeri atau sakit tenggorokan untuk men coba minum teh. 

■ Berkonsultasi dengan dokter 

Sebenarnya kita tidak terlepas dari peranan dokter yang sangat baik dalam membantu mengatasu keluhan kesehatan yang terjadi. Dalam hal ini diperlukan adanya konsultasi antara pasien dengan pihak medis agar mendapat kepastian tentang cara mengurangi keluhan nyeri menelan atau tenggorokan. 

Nah, itulah beberapa ulasan tentang cara mengurangi gejala nyeri menelan yang sering terjadi pada orang dewasa dan kalangan lanjut usia. Semoga ulasan kali ini dapat bermanfaat. 








Komentar